Cara Menulis Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Mungkin kalian juga masih belum paham untuk apa sih daftar pustaka itu? Bagaimana cara membuat daftar pustaka tersebut? Adakah panduannya? Semuanya akan saya bahasa di artikel ini. Maka dari itu kalian simak artikel ini

Ketika kalian pernah di suruh oleh guru kalian untuk membuat makalah atau laporan di belakang makalah atau laporan harus ada namanya daftar pustaka, agar guru kalian bisa mengetahui dari mana sumber yang kalian cari

Agar lebih jelasnya dari pengertian daftar pustaka yuk simak sampai selesai. Penasaran bukan? Yuh kita geser lagi kebawah !

Pengertian Daftar Pustaka

Pengertian Daftar Pustaka

http://www.pengertianku.net

Daftar pustaka merupakan serangkaian daftar tulisan di bagian akhir yang memuat sumber, rujukan atau pun referensi. Baik dari data yang  diambil dari sebuah jurnal, buku. skripsi, makalah, internet dan lain sebagainya

Daftar pustaka juga merupakan salah satu elemen yang sangat  penting dalam menyusun atau membuat  suatu karya ilmiah, Ini di karena berkaitan kepada tingkat keaslian dari  suatu tulisan dengan mencantumkan berbagai sumber dari tulisan yang diambil.  

Daftar pustaka juga tidak sama dengan contoh kata pengantar lohh dilihat dari cara penulisannya

Selain itu juga , cara penulisan daftar pustaka yang benar begitu sangat penting guna menghindari dari namanya  kesalahan dalam perujukan. Mau tau bagaimana cara menulis daftar pustaka ? Yuk geser lagi kebawah  https://bisakali.net

Cara Menulis Daftar Pustaka

Cara Menulis Daftar Pustaka

https://hidupsimpel.com

Sebelum kalian menulis daftar pustaka kalian harus mengetahui beberapa hal terlebih dahulu. Dimulai dari penyusunan, penulisan nama dan lain sebagainya. Berikut ini adalah cara menulis daftar pustaka dengan benar antara lain sebagai berikut :

1. Dari struktur penulisan. Di dalam daftar pustaka, kalian ketika menulis harus diawali dengan Nama Penulis, Tahun Terbitnya, Judul , Kota Penerbit dan yang paling terakhir adalah Nama Penerbit. Awas jangan sampai ketuker

2. Setelah dari  penulisan Nama, Tahun , Judul dan Penerbit. Diakhiri dengan menggunakan sebuah tanda titik (.) dan setelah  Kota Penerbit akhiri dengan sebuah tanda titik dua (:).

3. Jika Nama Pengarang memiliki  2, 3 suku kata atau lebih. Maka di dalam penulisannya nama bisa dibalik dengan syarat antara kata yang pertama dan yang kedua di beri tanda koma (,) . Contohnya : Nama Pengarang adalah Hari  Mubarok maka di dalam daftar pustaka ditulis: Mubarok, Hari

4. Ketika Nama Penulis terdiri dari 3 suku kata. Maka nama yang ketiga atau  terakhir diletakan didepan dan diikuti oleh sebuah tanda koma (,). Agar kalian ingat ada kodenya 3, 2 1. Contoh: Yudhoyono, Susilo Bambang.

5. Ketika Nama Pengarangnya ada 2 orang, maka nama pengarang yang pertamalah yang di balik, lalu di antara nama pengarang pertama dan kedua di selingi dengan kata ‘dan’.

6. Susunannya dimulai dari A-Z

7. Untuk penulisan Nama gelar akademis, gelar keagamaan, dan sebagainya tidak perlu dicantumkan di dalam daftar pustaka. Contoh: Dian Sastro, M. Pd cukup ditulis: Sastro, Dian.

8. Cara penulisan dari  daftar pustaka ini dibedakan dari setiap sumbernya, misal dari internet, buku, jurnal atau yang lainya.

Mungkin itu saja yang bisa saya paparkan semoga bermanfaat. Akhir kata sekian dan terima kasih